Berkemah di Kuburan, Siapa Minat?


Apa yang anda bayangkan jika ditanyakan tentang kuburan atau makam? Pasti bayangan yang muncul adalah sebuah tempat yang menyeramkan, dengan hantu-hantu yang bergentayangan setiap waktu. Bayangan tersebut ada benarnya jika anda membayangkan kawasan pemakaman yang umum dijumpai di Indonesia, selain menyeramkan, kawasan pemakaman umumnya kumuh dan kotor. Tidak mengherankan jika banyak orang yang enggan ke pemakaman selain untuk berziarah ke makam keluarga.

Tapi di Taiwan, khususnya di  Yilan County, terdapat sebuah kawasan pemakaman yang justru dijadikan tempat  wisata perkemahan. Pemerintah daerah Yilan County menawarkan Sakura Cemetery Park, kawasan pemakaman seluas 45 hektar dan dapat menampung 7000 jenazah, sebagai tempat wisata perkemahan.

Menurut pengelola makam, dari kawasan pemakaman yang terletak di ketinggian 750 meter dari permukaan laut, para wisatawan dapat menyaksikan keindahan pemandangan alam Yilan County dan memperoleh suasana tenang. Para wisatawan bebas untuk mendirikan tenda di 15 titik lokasi perkemahan yang telah disiapkan, termasuk mendirikan tenda dekat kuburan. Untuk memberikan rasa aman dan nyaman, pengelola pun menjamin keamanan para pengunjung selama 24 jam per hari.

Ketika tawaran dibuka pada tanggal 25 Juni 2011 lalu, setidaknya sudah sekitar 100 orang yang telah berkemah disana, kebanyakan di akhir pekan. Bahkan khusus untuk bulan Juli 2011 ini terdapat kegiatan kemah bersama yang melibatkan sekitar 100 keluarga.  Menurut pejabat Yilan County, Lin Tsung-hsien, tujuan kemah bersama di pemakaman adalah untuk mempromosikan gagasan menjadikan pemakaman sebagai taman wisata.

Upaya untuk menjadikan kawasan pemakaman sebagai taman wisata sesungguhnya bukan hal yang baru. Di Indonesia misalnya, banyak tempat-tempat pemakaman, khususnya makam tokoh-tokoh atau pemuka agama, yang ramai dikunjungi orang pada saat musim liburan atau hari-hari besar keagamaan seperti layaknya tempat wisata, misalnya Gunung Kawi dan Makam Wali Songo.

Namun meski bukan sesuatu hal yang baru, apa yang ditawarkan oleh Pemerintah Yilan County tetap patut diacungi jempol karena kreatif dalam menciptakan peluang. Kawasan pemakaman tidak lagi diberlakukan sebagai kawasan yang angker, tapi justru dijadikan sebagai kawasan hijau, rindang dan ramah lingkungan. Kehadiran para wisatawan saat berkemah pun bukan dianggap untuk merusak kawasan pemakaman dan menggangu para penghuni kubur di tempat tersebut, tetapi justru diajak untuk menghormati mereka beristirahat dalam damai.

 

Leave a Reply

Silahkan komentar menggunakan akun facebook

Your email address will not be published. Required fields are marked *