Category Archives: Perjalanan

Bakpia Kemusuk 033

Amanat ibu negara jelas, oleh-oleh dari Yogyakarta kali ini adalah Bakpia Kemusuk yang lembut. Jangan bakpia-bakpia lain seperti biasanya. Amanat yang disampaikan begitu gamblang bahkan disertai dengan hasil  google map alamat Bakpia Kemusuk.

Selesai tugas negara, segera saya meluncur ke lokasi Bakpia Kemusuk 033 yang menurut google map beralamat di  Kemusuk Kidul, RT.02, Argomulyo, Kec. Sedayu, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta 5575. Dusun ini terletak sekitar 15 KM arah barat Kota Yogyakarta. Perlu waktu sekitar 30 menit dari lokasi saya menginap di sekitar Gejayan.

Mendengar nama Kemusuk maka ingatan saya langsung tertuju pada nama dusun yang tidak asing lagi yaitu Dusun Kemusuk tempat kelahiran Presiden ke-2 RI Soeharto. Ya, di Dusun Kemusuk Kidul, Kelurahan Argomulyo, Kecamatan Sedayu di wilayah Kabupaten Bantul Daerah Istimewa Yogyakarta lah Soeharto dilahirkan pada 8 Juni 1921.

Filosofi Sambal

FILOSOFI SAMBAL

Sambal bagi orang Indonesia dapat dikatakan sebagai salah satu menu wajib. Tidak lengkap rasanya menyantap makanan tanpa sambal. Apapun makanannya, sambal tetap ada.

Uniknya, meski pedas dan seolah membakar lidah bahkan sampai megap-megap, namun orang yang menyantapnya tidak pernah merasa kapok. Kalaupun kapok hanya sebentar saja atau yang disebut kapok lombok atau kapok sesaat.

Berbagai kreativitas hadir tiada akhir dalam pembuatan sambal. Biasanya penyuka sambal akan terus berkreasi dalam membuat sambal. Sambal bisa dibuat mentah, goreng, rebus, kukus, dan bakar, tergantung pada bahan sambal yang akan diolah menjadi sambal.

Mensyukuri Keberagaman Indonesia

“Sesungguhnya jika kamu bersyukur, niscaya Aku akan menambah (nikmat) kepadamu, tetapi jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka pasti azab-Ku sangat berat.” (QS Ibrahim : 14:7)

Pada 6-7 Mei 2021 saya menghadiri diskusi lintas iman dalam bingkai Pancasila di Bogor. Diskusi yang diselenggarakan oleh Kedeputian Pengkajian dan Materi Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) dihadiri para pejabat eselon 1 dan 2 Kementerian Agama, perwakilan organisasi keagamaan dan akademisi.

Diskusi ini sangat menarik karena salah satu tujuannya adalah untuk melakukan penguatan kebijakan moderasi beragama. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, kata moderasi didefinisikan sebagai pengurangan kekerasan, atau penghindaran keekstreman. Maka, ketika kata moderasi disandingkan dengan kata beragama, menjadi moderasi beragama, istilah tersebut berarti merujuk pada sikap mengurangi kekerasan, atau menghindari keesktreman dalam cara pandang, sikap, dan praktik beragama.

Sebagai negara yang secara sunnatullah memiliki keberagaman suku, agama, ras dan bahasa, moderasi beragama di Indonesia menjadi penting untuk menghilangkan gesekan sosial akibat perbedaan cara pandang masalah keagamaan.

Heart of Gold

Mantan presiden India, Dr. Abdul Kalam Berkata: “Waktu aku masih kecil, ibuku memasak makanan untuk kami. Suatu malam dia membuat makan malam setelah seharian bekerja keras, Ibu meletakkan sepiring ‘sabzi’ dan roti gosong di depan Ayahku.

Aku menunggu utk melihat apakah ada yg memperhatikan roti gosong itu. Ayahku tenang saja makan rotinya dan bertanya padaku bgm hari-hariku di sekolah. Aku tidak ingat apa yg kukatakan padanya malam itu, tapi aku ingat aku mendengar Ibu meminta maaf kpd Ayah atas roti gosong itu.

Aku tak akan pernah lupa yg dia katakan: “Sayang, aku suka roti gosong”. Malamnya, aku mencium Ayah, mengucapkan selamat malam. Aku bertanya apa ayah benar2 menyukai rotinya yg gosong. Ayah memelukku: “Ibumu melalui hari yg berat dgn pekerjaannya hari ini dan dia benar2 lelah.

Roti gosong tidak pernah menyakiti siapa pun, Kata-kata kasarlah yang akan menyakitkan! ” “Kau tahu nak? hidup ini penuh dengan hal-hal yang tidak sempurna dan orang yang tidak sempurna. Ayah pun bukan lelaki terbaik, dan telah belajar menerima ketidaksempurnaan itu”

Kearifan Lokal Sambut Lailatul Qadar

Lailatul Qadar di bulan Ramadhan merupakan malam yang ditunggu-tunggu oleh seluruh ummat Muslim yang beriman karena karena kebaikannya melebihi 1.000 bulan. Lailatul Qadar atau Lailat Al-Qadar (malam kemuliaan) adalah satu malam penting yang terjadi pada bulan Ramadhan, yang dalam Al Qur’an digambarkan sebagai malam yang lebih baik dari seribu bulan, juga diperingati sebagai malam diturunkannya Al Qur’an secara keseluruhan dari lauhul Mahfudz ke Baitul Izzah.

Kapan turunnya malam Lailatul Qadar sesungguhnya dirahasiakan oleh Allah dari umat manusia. Tidak ada yang tahu persis kapan turunnya malam Lailatu Qadar. Bahkan Rasullulkah Muhammad SAW sendiri hanya menganjurkan agar kita mencari malam tersebut terutama pada malam 10 hari terakhir bulan Ramadan.

Malam tersebut memiliki tanda-tanda khusus. Rasulullah Muhammad menyebutkan, lailatulqadar ada pada setiap Ramadan (H.R. Abu Dawud) dan lebih rinci lagi melalui riwayat lain dari jalur Aisyah, menyatakan “Carilah Lailatulqadar itu pada tanggal ganjil dari 10 hari terakhir bulan Ramadan” (H.R. Bukhari).

Soto Neon Perjuangan

Semarang dikenal sebagai salah satu surganya wisata kuliner murah. Beragam jenis makanan khas bisa djumpai di ibukota Jawa Tengah ini. Salah satu yang paling legendaris adalah soto ayam, yang selalu menjadi idola di lidah para penikmat kuliner karena kesegaran kuahnya.

“Kita jajal Soto Neon yuk, ” begitu ajakan rekan saya, Dr. Ani Purwanti yang orang Semarang. Ajakan disampaikan ketika saya dan rombongan melakukan kunjungan singkat ke Semarang.

“Di Semarang banyak soto yang enak seperti Soto Bangkong, Soto Selan, soto ayam Pak Man dan tentu saja Soto Neon, ” ujar rekan saya tersebut.

Kami pun menyambut baik ajakan untuk menjajal soto neon. Tidak ingin terjebak melulu pada pembahasan cita rasa kuliner, makanya pertanyaan pertama yang mencuat adalah “mengapa dinamakan soto neon, apa hubungn soto dan neon? ” Biasanya penamaan suatu kuliner dikaitkan dengan nama penjual atau nama tempat/kota, misalnya “soto ayam Pak Min”. “soto Kudus”, “soto Betawi” dan lain-lain.

Berburu Jajanan Kampung di Pemalang

Mudik jaman now bukan sekedar silahturahmi dengan orang tua dsn kerabat,  tetapi juga kesempatan menikmati kuliner khas daerah dan suasana yang menyertainya.

Untuk itu, kali ini saya ingin menceritakan pengalaman berburu jajan pasar di Pasar Kalirandu, Petarukan, Pemalang. Target utama perburuan adalah gemblong beras ketan.

“Enak banget gemblongnya dan lembut” ujar istri saya mencoba memberikan alasan kenapa ingin menyantap gemblong.

Pasar masih terlihat sepi saat kami tiba di pasar sekitat pukul 6 pagi. Baru beberapa pedagang yang terlihat tengah menggelar dan menata dagangannya. Mungkin karena suasana lebaran sehingga belum banyak pedagang yang beraktivitas normal.

Ziarah ke Makam Coco di Panteon de Dolores

Sudah pernah nonton film COCO? Kalau sudah pasti tau dong siapa yang bernama Coco? Nah konon makam si tokoh Coco yang ternyata bernama Renata Gigma berada di pemakaman umum Panteon de Dolores, Mexico City. Makam tersebut merupakan satu dari 700.000 makam yang berada di area pemakaman tersebut.

Pemakaman umum seluas sekitar 500 hektar dan merupakan pemakaman sipil terluas di Amerika Latin ini diresmikan pada tahun 1875. Pemakaman ini didirikan oleh Juan Manuel Benfield, pemilik peternakan kuda di Coscoacoaco. Sebagai seorang tuan tanah, Benfield mulai membangun kawasan pemakaman pada tahun 1870 untuk menghormati adiknya yang meninggal di Veracruz saat baru tiba dari London.

Tips Menulis Dari Negeri 5 Menara

“Saya ingin sekali menulis, tapi saya kan tidak punya bakat menulis dan tidak punya waktu, jadi bagaimana saya bisa menulis?”, begitu kegalauan banyak orang yang ingin sekali menulis.

“Lebih mudah bercerita sambil ngopi daripada menulis,” ujar yang lain

Menyadari kegalauan kebanyakan orang yang ingin menulis tapi tidak tahu harus darimana memulainya, maka Ahmad Fuadi yang kondang dengan novelnya “Negeri 5 Menara” pun memberikan nasihat “sederhana”.

Jumatan di Mexico City

Hari kedua saya berada di Mexico City bertepatan dengan hari Jumat. Berbeda dengan di tanah air dimana saya dapat dengan mudah menemukan masjid untuk sholat Jumat berjamaah, maka di Mexico City sangatlah sulit menemukan masjid. Maklum saja, Mexico kan negeri dengan mayoritas penduduknya beragama Katholik. Diperkirakan hanya 1,5% saja warga Mexico yang beragama lain, salah satunya Islam.

Meski jumlah pemeluk Islam di Mexico hanya sedikit, namun di Mexico City ternyata terdapat sebuah masjid di Centro Educativo De La Comunidad Musulmana atau Pusat Pendidikan Komunitas Muslim, biasa disebut Masjid Polanco. Tidak ada papan nama ataupun tanda khusus apapun yang memperlihatkan bangunan tersebut adalah sebuah masjid.

Mencicipi Kopi Pemalang

Apa yang anda lakukan saat mudik kemarin? Tentu saja berlebaran dan bersilahturahhmi dengan sanak saudara di kampung halaman kan? Nah disamping melakukan aktivitas tersebut, hal yang saya lakukan saat mudik kemarin adalah berkunjung ke perkebunan kopi rakyat di Kabupaten Pemalang.  Banyak orang tidak mengetahui bahwa Pemalang ternyata juga menghasilkan kopi. Padahal, percaya atau tidak, produk kopi Pemalang, memiliki citarasa yang khas dan tidak kalah dengan citarasa kopi asal daerah lain di Indonesia.

Dibandingkan produk kopi Aceh, Toraja atau Mandailing, produk kopi asal Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah memang kalah tenar. Keberadaan tanaman kopi di Kabupaten Pemalang yang dikelola intensif oleh warga memang belum dikenal luas. Tanaman kopi dibudidayakan warga di desa-desa seperti Gambuhan, Penakir, Jurangmangu, Batursari dan Gunungsari yang tinggal di lereng Gunung Slamet yang berketinggian di atas 900 mdpl. Di pedesaan tersebut jumlah areal tanaman kopi milik warga diperkirakan mendekati 1.000 hektar.

Sensasi Gabus di Warung Pucung Bekasi

Setelah beberapa kali tertunda, karena warung tutup atau sajian sayur gabus pucung habis, akhirnya pada Minggu 23 Oktober 2016 saya berkesempatan merasakan kenikmatan kuliner sayur gabus pucung di Warung Pucung Jalan Pekayon No. 55 Pekayon Jaya, Bekasi. Sesuai namanya, menu andalan di warung ini adalah sayur ikan gabus pucung, salah satu kuliner kesohor khas Betawi yzng menggunakan buah pucung atau kluwek yang berwarna hitam (bahan yang dikenal sebagai bumbu rawon). Selain sayur gabus pucung, tentu saja ada menu lainnya yang dijual di warung ini seperti gorengan ikan sambal, tahu, tempe, petai rebus dan lalapan lainnya.

Ikan gabus merupakan ikan yang biasa ditemukan di air tawar ikan gabus yang sangat lezat bila dijadikan sajian kuliner. Ikan gabus pucung ini merupakan kuliner sederhana dengan citarasa yang tinggi dan enak digoyang di lidah.

Ketika saya tiba, warung terlihat tidak terlalu ramai. Tanpa menunggu lama saya langsung memesan seporsi sayur gabus pucung.

“gabusnya mau bagian kepala atau badan pak?”, tanya mbak penjaga warung

“kepala saja”, jawab saya sambil melongok ke dandang tempat sayur gabus pucung dihangatkan. Terlihat potongan kepala dan badan ikan gabus dalam kuah coklat kehitaman yang mengepul. Wangi aroma sayur gabus pucung langsung membangkitkan selera saat asapnya mengepul.